Anak tangga ...
Dalam kerisauan hati
Kau tapaki setiap ruangan sang penguasa
Menggunakan sepasang tangan dan kaki
Untuk mencari gerangan diruangannya
Hanya sesekali terinjak hanya sesekali mendangak
Hanya untuk singgah sesaat
Hanya untuk mencari coretan tinta dari jari-jari sang
penguasa
Ku
tapakki setiap anak tangga
Ku masukki ruangan sang penguasa
Ku cari ia dibalik bilik nan
indah
Tambok-tembok dikanan kiri
berjajar dengan manisnya
Hanya untuk coretan tinta dari
jari-jari sang penguasa
By :
Heny Dwi Budi Winarni
Semarang,
27 September 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar